Kegiatan

Menikmati Cokelat Orisinil

Hingga saat ini masih terdapat petani yang belum sepenuhnya menikmati apa yang dihasilkan dari tanah yang ditanaminya. Mereka masih berorientasi pada peningkatan produksi dan menjual apa yang ditanam. Salah satunya adalah petani kakao di beberapa tempat di Gunungkidul Yogyakarta.

Beberapa waktu lalu di beberapa tempat di Kecamatan KarangMojo, Patuk dan Ponjong Gunungkidul, beberapa petani nampak terlibat dalam Sekolah Lapang Kakao (SL Kakao). Kegiatan luar sekolah yang di dampingi Lesman Boyolali dan JakerPO Solo ini bertujuan untuk meningkatkan produksi tanaman kakao sekaligus pengelolaan paska panen hingga menjadi bahan baku makanan dan minuman.

Di sektor produksi petani belajar bersama menemukenali perlakuan terhadap tanaman cokelat yang dimulai dari proses pembibitan hingga perawatan. Sementara di paska panen petani diajari bagaimana mengolah biji kakao hingga menjadi biji siap jual dan pengolahan cokelat untuk dijadikan bahan pembuat aneka makanan dan minuman.

“Wah, ternyata enak juga ya minuman cokelat ini,” kata seorang petani peserta kegiatan SL Kakao. Selama bertahun-tahun menanam kakao, baru kali ini ia menikmati lezatnya biji cokelat yang ditumbuk dan dijadikan minuman instant. Meskipun diolah dengan cara sederhana menggunakan alat masak yang dimiliki oleh masyarakat desa, namun bubuk cokelat ini terasa lezat. Jelas saja, sebab cokelat bubuk ini dibuat dengan tidak menghilangkan lemak cokelat yang terkandung didalamnya. Sementara banyak bubuk cokelat yang dijual ditoko-toko bahan makanan diolah dengan cara menghilangkan lemak cokelatnya. Disamping itu seringkali bubuk cokelat yang dijual bebas tersebut sudah dicampur dengan bahan tertentu termasuk penguat rasa cokelat. Hal ini pun diakui oleh ahli kakao asal Filipina yang pernah berkunjung ke Kelompok Tani kakao Ngudi Mulyo Gunungkidul. Cita rasa cokelat asli masih sangat kuat.

Pengalaman dan ujirasa ini membuat semangat kelompok semakin kuat untuk memproduksi aneka olahan makanan berbahan cokelat. Salah satunya adalah Ari. Beberapa resep makanan cokelat dicoba dan disajikan dalam beberapa acara lokal dan kunjungan tamu dari selururh Indonesia dan negara asing. Bukan karena disajikan cuma-Cuma, tetapi memang aneka olahan pangan cokelat ini sangat bercita rasa cokelat asli dan sangat kuat, sebab memang bahan baku yang digunakan orisinil, tidak menggunakan campuran komplementer serta tetap mempertahankan lemak cokelat sebagai penguat rasa yang sesungguhnya.

Ditahun 2017 ini kelompok berupaya untuk mengembangkan aneka olahan yang ada dan didukung dengan alat yang memadai sebagai salah satu aktivitas dan penguat kelompok untuk menghasilkan panganan cokelat yang berkualitas. Dengan menggandeng beberapa ahli kemasan dan marketing, kelompok akan mengupayakan pembenahan kemasan dan promosi melalui berbagai media yang dapat digunakan.

 

 

by -key-

 

 

 

Add comment

Security code
Refresh