Artikel

Api dari Bokong Sapi

Seringkali kita merasa jijik jika mendengar kata “limbah”, padahal disisi lain limbah juga memberi manfaat besar bagi manusia. Seperti halnya kotoran ternak seperti kotoran sapi, kerbau, kuda, babi, ayam bahkan kotoran manusia dapat diolah menjadi energi terbarukan yang memberi manfaat lebih bagi kehidupan manusia.

Didesa identik dengan kawasan penghasil pangan dan ternak. Hampir seluruh karakteristik desa di bentangan katulistiwa ini memiliki kesamaan, yaitu terdapat banyak hewan ternak, salah satunya adalah sapi. Limbah sapi berupa kotoran padat dan air kencing merupakan bahan baku potensial untuk energi dan kelestarian lingkungan. Selama 24 jam setidaknya seekor sapi dapat menghasilkan 15-20 kg kotoran padat dan 8-10 liter limbah cair. Volume limbah berbeda di setiap tempat, tergantung jenis pakan dan jumlah yang diberikan. Limbah padat berupa kotoran dapat diubah menjadi sumber energi berupa biogas yang dapat digunakan untuk memasak dan penerangan di malam hari

“ Biogas adalah suatu gas yang dihasilkan dari proses anaerobik (fermentasi) bahan bahan organik seperti kotoran manusia, limbah rumah tangga dan juga kotoran hewan. Bahan yang sangat dibutuhkan dalam membuat biogas yaitu metana dan karbon dioksida yang terkandung di dalam bahan organik.”

Namun saat ini disayangkan, masih banyak petani pemilik ternak bahkan peternak yang belum memanfaatkan kotoran ini sebagai sumber energi. Sementara seringkali pula masyarakat kita gelisah ketika sumber energi berupa minyak maupun gas mengalami kelangkaan atau harga yang semakin naik. Sebenarnya instalasi pengubah (digester) kotoran sapi menjadi biogas bisa dibuat dengan bahan baku yang relatif murah. Selama ini kita sering terpancang dengan instalasi berbiaya besar, sehingga untuk memiliki digester ini tidak dapat dilakukan.

Ada beberapa manfaat biogas yang dapat kita rasakan, diantaranya adalah :

1.     Mengurangi penggunaan gas LPG. Gas metana yang dihasilkan kotoran di dalam biogas dapat digunakan sebagai pembakaran seperti halnya yang terdapat di dalam gas LPG.

2.     Lingkungan menjadi lebih bersih dan indah. Limbah sapi tidak berceceran yang dapat membuat pencemaran udara berupa bau tidak sedap.

3.     Menghemat biaya operasional rumah tangga, dengan mengganti bahan bakar minyak dan gas yang relatif lebih mahal dengan penggunaan biogas.

4.     Turunan limbah digester dari biogas dapat di manfaatkan sebagai pupul organik, baik yang berupa cair maupun padat bagi pertanian.

5.     Biogas dapat berkonstribusi untuk menurunkan emisi gas rumah kaca, pengurangan emisi ini terjadi karena kurangnya pemakaian bahan bakar minyak dan kayu.

6.     Dapat menjadi bahan bakar alternatif yang dapat menghasilkan listrik untuk menggantikan penggunaan solar. Bahan bakar biogas ini dapat menghasilkan sekitar 6000 watt per jamnya dengan menggunakan sekitar 1 meter kubik biogas.

7.     Biogas juga bermanfaat untuk mengurangi asap dan kadar karbon dioksida di udara.

Meskipun tidak memerlukan perawatan yang relatif besar, instalasi pengolah kotoran ternak ini juga memerlukan perawatan yang baik agar tetap terjaga kondisi fisiknya sehingga mampu berdaya guna secara maksimal. Biogas ini juga dapat dipindahkan kedalam media simpan lain, yaitu ban dalam mobil. Gas yang dipompa ke dalam ban dalam ini dapat dibawa kemana-mana. Hanya saja dengan volume yang terbatas ini kurang efektif karena hanya bisa digunakan kurang dari satu jam saja.

Masyarakat di pedesaan tidak perlu berkecil hati, sebab banyak potensi alternatif di desa yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dengan tidak mengeluarkan isi dompet secara berlebihan.

 

diolah dari berbagai sumber

by -key-

 

 

Add comment

Security code
Refresh